Beauty starts from within, begitu kata ibu saya sambil nyekokin saya
berbagai macam masakan dan vitamin yang konon bermanfaat bagi
kecantikan. Belasan tahun kemudian saya tetap tidak cantik.
Saya adalah penganut aliran kecantikan paling ngeselin dimuka bumi ini, yaitu aliran "kalo inget"--alias,
mbersihin muka kalo inget, dandan kalo inget, dan minum vitamin untuk
wajah kalo inget. Kayak gitu, tapi maunya cantik putih bersih alami
aromanya memikat... eh salah topik, itu mah topik makanan. Oke skip,
lanjut.
Tapi memang bener kalo sebenernya apa yang kita makan itu
tercermin di kulit kita. Case in point, sudah dua bulan ini saya
mengurangi gorengan (catat ya, mengurangi, bukan nggak makan sama
sekali) dan entah kenapa kulit saya yang oily ini mendadak jadi kering
kerontang--dan jelas bukan faktor moisturizer secara hellooooo... saya
harus reapply sunscreen + moisturizer sejam sekali kalo nggak mau
berubah jadi keratosis berjalan.
Elastisitas kulit ini penting
karena sangat berpengaruh pada keriput-keriput dini dikulit kita.
Berhubung saya takut banget sama penuaan dini (even considering baby
botox at times!) isu kulit kerontang ini kemudian menjadi masalah besar
(buat saya #nggaklebay).
Jadi kemudian saya mengambil (salah
satu) jalan pintas untuk mengembalikan elastisitas kulit yaitu dengan
mengonsumsi makanan dan minuman berkolagen.
Salah satu minuman
kolagen yang saya coba baru-baru ini adalah Miscella-G. Saya dikirimi
Miscella-G ini oleh seorang teman saya. Konon katanya Miscella-G ini
bukan hanya sekedar minuman rasa-rasa, tapi juga memiliki manfaat
kesehatan.
BTW saya tidak dibayar untuk review ini ya, jadi ini murni review jujur saya soal produknya.
Penting Nggak Sih Mengonsumsi Kolagen?
Sebenarnya
apa sih pentingnya kolagen bagi kulit kita? Well, sebenarnya kolagen
tidak hanya ada di kulit lho, melainkan juga ada di tulang, gigi dan
kuku kita. Jadi sekitar 25-35% protein di badan kita adalah kolagen.
Jadi,
kolagen ini adalah keluarga protein yang terbuat dari asam amino.
Fungsinya adalah menyokong jaringan-jaringan di sel-sel dalam tubuh kita
agar kuat dan lentur. Nah untuk kulit, collagen memberikan efek kenyal,
lembut dan elastis.
Sebenarnya tubuh kita sendiri sudah
menghasilkan kolagen secara alami, namun seiring dengan menuanya kita,
maka kolagen ditubuh kita berkurang, sehingga kulit menjadi kurang
elastis dan berkeriput serta sendi-sendi terasa tidak sekuat di masa
muda.
Selain karena usia, faktor yang bisa menyebabkan kita
kekurangan kolagen adalah stress, merokok, dan terlalu banyak terkena
sinar matahari secara langsung
(cue jokes receh kenapa vampir nggak pernah keliatan tua? soalnya ngga kena cahaya matahari jadi nggak gampang keriput)
Kolagen
juga mempercepat regenerasi sel-sel yang rusak di kulit kita, sehingga
kalo ada luka atau selulit dan stretchmark bisa memudar dengan konsumsi
kolagen. Ini kenapa kolagen memberi efek cerah pada kulit, karena
regenerasi kulit jadi lebih cepat dengan konsumsi kolagen yang rutin.
(tapi
kalo abis minum kolagen terus kalian panas-panasan naik motor tanpa sun
protection ya sama aja boong jubaedahhhhhh--tolong ya, kelen kelen yang
merasa adventurous, ini saya sudah rangkumkan skincare buat para wanita
petualang yang tidak takut sinar matahari, tolong dibaca!)
Nah
untuk kolagen yang digunakan sebagai produk konsumsi (makanan maupun
obat) tidak menggunakan kolagen yang diambil dari manusia melainkan dari
hewan--serem banget dong kalo dari manusia.
Kalo segitu manjurnya kolagen, kenapa selama ini nggak ada cream anti-aging yang mengandung kolagen, kenapa minuman semua?
Well,
sebenernya begini: sebagai protein, kolagen itu molekulnya besar, jadi
dia tidak bisa diserap dengan baik sampai kebawah lapisan kulit. Makanya
konsumsi kolagen dilakukan secara oral. Nah untuk krim-krim yang konon
mengandung kolagen biasanya mengandung vitamin A atau zat-zat yang bisa
merangsang pertumbuhan kolagen di tubuh kita.
Nah konsumsi secara
oral pun harus dilakukan secara teratur dan berkelanjutan supaya
terlihat efeknya, jadi nggak yang 1-2 kali minum langsung cling bebas
selulit dan keriput beeeebbbb... harus rutin gitu biar keliatan
hasilnya.
Begitu sekilas soal kolagen, nah sekarang kita bahas soal Miscella-G si minuman berkolagen yang lagi hits ini!
Review Miscella-G - Emang Ngefek Beneran???
disclaimer:
saya tidak dibayar untuk membuat review ini. Review merupakan hasil
penggunaan produk pada diri saya sendiri. hasil mungkin bervariasi pada
setiap individu.
Sekilas Soal Miscella-G
Miscella-G
ini merupakan minuman berkolagen hidrolisis yang menggunakan kolagen
sapi. Miscella-G juga bisa diminum oleh pria dan wanita jadi nggak cuma
perempuan yang bisa minum Miscella-G ini ya. Kemasannya juga nggak yang
girly gitu kok, jadi buat para bapak-bapak yang ingin beli nggak usah
malu.
Ada dua rasa serbuk yang disediakan oleh Miscella-G yaitu
Orange dan Peach. Kalian nggak bisa beli orangenya aja atau peachnya
aja, jadi dalam satu box ada 5 sachet rasa orange dan 5 sachet rasa
peach. Masing-masing sachetnya punya berat bersih 20 gram. Mungkin saran
untuk kedepannya supaya dipisah aja dong, soalnya saya lebih doyan yang
rasa orange lol.
Komposisi Miscella-G Persik yang tercantum di
boxnya adalah: Peach, strawberry, collagen, wheat fiber, corn fiber,
marine algae, citrus fiber, lemon, maltic acid, sugar cane extract,
apple, grape, l-gluthatione, turmeric, aloe vera.
Sedangkan
komposisi Miscella-G Jeruk adalah Orange, strawberry, collagen, wheat
fiber, corn fiber, marine algae, citrus fiber, lemon, maltic acid, sugar
cane extract, apple, grape, l-gluthatione, turmeric, aloe vera.
Packaging Miscella-G Pengiriman ke Pandeglang
Miscella-G
dijual dalam kemasan box berwarna orange yang cukup sturdy, karena
boxnya lumayan tebal dan ada 'bumper'nya, jadi meskipun kemasan penyok,
isi didalam boxnya tetap terjaga.
Didalam satu box kalian akan
mendapatkan 10 sachet produk Miscella-G dengan rasa peach dan orange.
Masing-masing sachet berisi 20 gram serbuk minuman yang harus kalian
larutkan dengan 300ml air. Kalo di boxnya sih ditulis 150 ml air dingin,
tapi di website ditulis 300 ml air dingin dan saya merasa dengan 300 ml
serbuk lebih cepat larut meski rasanya tak seterkonsentrasi apabila
dilarutkan dengan 150 ml air.
Nah keterangan expiration date,
nomor PIRT, rasa dan berat bersih semua ada di sachetnya, jadi jangan
khawatir kalau mau membawa si Miscella-G ini pergi-pergi karena
keterangan yang penting-penting ada di sachetnya.
(UPDATE 2020: sekarang MISCELLA-G sudah ada BPOM & Halal MUI nya ya! dan udah banyak agen-agennya di seluruh indonesia!)
Oh
ya, boxnya disegel pake segel hologram untuk menjamin keaslian.
Pastikan kalian membeli dari trusted seller atau langsung beli dari
websitenya aja biar aman.
Tekstur dan Rasa Miscella-G
Bagi
saya, konsumsi minuman berkolagen maupun ber-glutathione bukan
semata-mata untuk penampilan kulit, melainkan juga untuk 'seger-seger
berhadiah'. Jadi rasa masih memegang faktor utama kenapa saya membeli
suatu produk.
Kenapa begitu? karena saya tahu hasilnya nggak akan
langsung muncul dengan konsumsi 1-2 box. Biasanya setelah konsumsi
rutin sekitar 1 bulan, baru akan terlihat efek nyatanya.
Nah soal
rasa ini kemudian yang jadi masalah. Sejujurnya saya kurang doyan yang
rasa peach karena ada sedikit aftertaste pahit di mulut, sedangkan yang
orange rasanya seperti larutan vitamin C effervescent, sehingga meski
rasanya masih vitamin banget tapi tetep ada rasa segar yang familiar di
lidah. Jadi favorit saya adalah si rasa jeruk.
Dari segi tekstur,
tekstur bubuknya si Miscella-G ini super duper fine, sampe
terbang-terbang gitu kalo baru dituang dari bungkusnya ke gelas--cuma,
cuma nih, ngaduknya mayan effort ya sist karena larutnya lumayan sulit,
makanya saya tambahin airnya, nggak pure 150 ml seperti yang dinyatakan
di petunjuk penggunaan yang ada di boxnya.
Untung rasanya seger
kaya minum vitamin c rasa jeruk, karena biasanya minuman berkolagen dan
stemcell emang ada aftertaste bitter kaya obat. Untuk rasa peachnya
masih sedikit bau obat jadi saya kurang doyan. Kalo rasa jeruknya mah
doyan banget, sampe harus ngumpetin si sachet yang rasa jeruk dari
jangkauan pak suami
((note to pak suami kalo baca: enak aje lu main embat minuman gue! beli sendiri sono!))
Kesalahan
terbesar yang pernah saya lakukan adalah ngendus si bubuk persis
setelah dituang. Walhasil si serbuk Miscella-G masuk idung. Sungguh
percuma, ingat ini minuman yang lumayan ya harganya jadi kalo terbuang
masuk hidung rasanya nyessss juga.
Hasil Miscella-G Di Tubuh Saya
Sebenernya,
saya minum Miscella-G ini di bulan puasa, tepatnya di malam hari
setelah buka puasa, terutama kalo badan lagi capek-capeknya. Demi
mengetes efek Miscella-G ini, saya tidak mengonsumsi vitamin dan
suplemen lain yang biasa saya minum selama +/- 10 hari (1 box)
Kalau
hasil di kulit saya belum menemukan perubahan yang benar-benar wow
(dalam artian ya, jerawat masih segitu-gitu aja, kulit sudah agak lembab
sedikit but i also do my skincare routine dan juga menggunakan EVCO
sebagai cleansing oil diwajah untuk meminimalisir berkurangnya minyak
minyak baik di wajah saya)
Tapi emang sih, yang kerasa adalah
rematik saya nggak gampang kumat. Yes people, i have rheumatoid
arthritis and i can forecast the weather by feeling the tension on my
kneecap. Jadi Jogja kan lagi panas-panasnya meskipun tiap pagi itu
dingin banget, dan perubahan cuaca nggak bikin saya ngilu-ngilu banget
seperti biasa. Bearable lah ya.
Kalo lagi capek banget, saya
minum satu sachet Miscella-G ini dan lumayan lho, pagi-pagi bangun badan
kerasa jauh lebih seger. Kantong mata juga jadi nggak sesembab biasanya
meskipun saya tetep begadang lol. Gejala-gejala flu yang timbul tiap
saya kecapekan jadi berkurang setelah konsumsi Miscella-G.
Terus
juga, meskipun mengonsumsi minuman berkolagen, perut saya nggak terasa
begah dan pup jadi relatif lebih lancar. Biasanya minuman berkolagen itu
bikin begah, nah si Miscella-G ini nggak. Saya rasa sih karena
kandungan seratnya ya, padahal selama puasa saya males masak sayur.
Salahin pak suami yang males masak sayur, pokoknya semua salah pak
suami.
Verdict
Sebenernya
dari apa yang saya baca-baca, fungsi minuman kolagen ini bukan hanya
untuk kecantikan dan nutrisi kulit, jadi kulit glowing dan bebas jerawat
itu hanya EFEK SAMPING BELAKA. Tapi siapa yang nggak mau efek samping
sebaik ini coba lol.
Jadi tujuan utama minuman kolagen itu kan
untuk mempermudah tubuh kita mendapat asupan kolagen (yang sebenarnya
bisa didapat secara alami saat kita menjalani lifestyle yang baik, rajin
olahraga, jaga makanan dan lain-lain), makanya minumlah Miscella-G ini
sebagai salah satu cara untuk menjaga asupan makanan yang masuk kedalam
tubuh kita.
Sejujurnya saya cukup menyukai si Miscella-G ini,
karena kemasannya ngga ribet, mudah dibawa-bawa, bisa diseduh sendiri
(jadi rasa bisa disesuaikan lol) meskipun harganya cukup lumayan (IDR
250.000/box)
Jadi Pros dan Consnya kurang lebih begini:
PROS
- Enggak tahu kenapa badan kerasa enakan setelah minum Miscella-G terutama kalo lagi capek-capeknya. So i guess it works??
- Rasa jeruknya enak dan nostalgic seperti vitamin jeruk yang biasa saya minum jaman kecil
- Kemasan sachetnya punya informasi lengkap, jadi nggak perlu simpen box gedenya lama-lama buat tau expiration date :)
- Karena sachetan jadi rasa bisa disesuaikan. Saya nggak suka rasa yang terlalu kenceng so i use more water on my drink.
- Tidak mengandung susu. Sungguh membantu buat para lactose intolerant
- Ada penelitian yang mengatakan bahwa konsumsi kolagen dapat mengurangi kerutan di wajah, so yay for this!
CONS
- Enggak bisa milih rasa. saya kurang doyan rasa peachnya, boleh gak sih beli yang jeruk aja??? *kok milih lol*
- Harganya lumayan ya bok IDR 250.000/kotak
-
Powdernya halus buanget tapi ngaduknya agak effort karena agak sulit
larut. Tapi sekali larut yang bener-bener larut, rasa pahit di rasa
peachnya berkurang banget. Cuma ya itu, ngaduknya effort.
Yang
saya harapkan kedepannya Miscella-G bisa readily available secara
offline jadi belinya gak harus online (dimana agak PR ya beli-beli
online kalo pergi-pergi melulu macam saya).
UPDATE JUNE 2020:
Ternyata sekarang Miscella-G sudah BPOM dengan nomer MD 867013135071 dan
Halal nomer 00120106420920 ! jadi sekarang sudah BPOM dan Halal.
Sekarang juga udah banyak agen dan resellernya di seluruh Indonesia jadi
sok mangga silahkan cari agen dan reseller Miscella-G terdekat di
daerahmu!
Jadi apakah saya akan membeli Miscella-G lagi?
jawabannya adalah, kalo lagi ada duit, iya. Berhubung harganya cukup
lumayan buat UMR Pandeglang, jadi saya harus sedikit mempertimbangkan
harganya. However, Sangat menyenangkan sekali ada minuman yang bisa
membuat saya merasa lebih segar dipagi hari setelah lembur ngapusin
ratusan broken link di blog ini.
Buat kalian yang ada di Pandeglang,
yang mau dan ingin beli Miscella-G untuk menstabilkan gula darah
saudara atau orang tua, jangan ragu untuk konsultasi terlebih dahulu disini
Jika kalian ingin membeli Miscella-G bisa langsung mengecek disini ataupun instagram miscellag.co.id.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar